Manfaat Trampolin Untuk Tumbuh Kembang Anak
Keluarga

Manfaat Trampolin Untuk Tumbuh Kembang Anak

 

Masa balita adalah masa bagi anak-anak untuk bebas bermain, mengekspresikan setiap keinginan, dan masa untuk melatih kepercayaan diri.  Pada masa ini tumbuh kembang anak akan mengalami kemajuan yang pesat. Sebagai orangtua pastikan menyediakan wahana permainan yang memiliki berbagai manfaat untuk balita salah satunya adalah trampolin.

Trampolin merupakan sebuah alat permainan Yang memiliki banyak pengemar, baik itu usia dewasa maupun anak-anak. Wahana permainan yang satu ini dimainkan dengan cara melompat-lompat dengan perasaan girang hingga tubuh berkeringat. Selain untuk bermain, trampolin juga bisa digunakan sebagai sarana untuk menstimulasi tumbuh kembang anak. Karena permainan ini merupakan salah satu permainan yang sangat direkomendasikan sebagai aktivitas fisik yang menyehatkan.

Aktivitas bermain dengan menggunakan trampolin, membuat anak lebih percaya diri, memiliki otot-otot yang lebih kuat, dan membantu tumbuh kembang berkembang dengan baik. Bukan hanya itu, anak-anak yang rutin bermain trampolin cenderung memiliki tungkai yang kuat dan juga mampu membakar kalori lebih banyak dari biasanya. Dengan bermain trampolin anak akan terhindar dari masalah berat badan dan bisa terhindar dari berbagai macam penyakit yang mungkin datang menyerang.

Manfaat lain dari bermain trampolin bagi tumbuh kembang anak usia balita diantaranya sebagai berikut :

– Meningkatkan keseimbangan dinamis

Dengan bermain trampolin anak akan berlatih menjaga keseimbangan tubuh agar tidak terjatuh. Gerakan melompat pada permainan ini juga mampu menstimulasi agar anak bisa mengatur keseimbangan tubuh.

– Memperkuat tulang dan menambah tinggi badan

Bukan hanya sebagai stimulasi keseimbangan saja, trampolin juga bisa dijadikan stimulator untuk menambah tinggi badan. Gerakan melompat dan mendarat pada pijakan lalu memantul kembali merupakan salah satu cara agar balita bisa bertambah tinggi.

– Mencegah gejala obesitas

Bermain trampolin yang melibatkan seluruh aktivitas tubuh secara tidak langsung anak sudah berolahraga, karena gerakan pada permainan ini mampu membakar lemak dalam tubuh sehingga terhindar dari obesitas.

– Menambah rasa percaya diri

Jika kita lihat secara sekilas, permainan trampolin terlihat sangat mudah. Padahal permainan ini membutuhkan ketepatan waktu dalam melompat. Jika melompat pada saat yang tidak tepat, bisa dipastikan jika anak akan terjatuh. Mengingat sulitnya trampolin bagi anak, saat balita mnguasai permainan trampolin tentu akan membuat ia merasa bangga dan senang. Itulah sebab kenapa trampolin mampu menambah rasa percaya diri pada anak.

– Melatih keterampilan motorik anak

Dengan gerakan trampolin yang melibatkan seluruh gerakan tubuh agar bergerak, trampolin sangat bermanfaat dalam memperkuat dan melenturkan otot. Bukan hanya itu, gerakan anak saat melakukan kegiatan yang satu ini juga mewajibkan anak agar bisa seimbang. Dalam hal ini sisi otak kanan dan kiri juga harus bekerja sama agat bisa seimbang. Tentunya akan sangat berpengaruh pada perkembangan motorik anak serta melatih kepintarannya.

Bermain trampolin memang sangat menyenangkan, selain berbagai manfaat yang tertera diatas, juga bisa melatih ketangkasan anak. Deibandingkan dengan jenis olahraga ringan lainnya seperti jogging dan latihan lainnya, trampolin lebih banyak mengonsumsi kalori. Sehingga bisa dipastikan dapat membantu meningkatkan metabolisme serta meningkatkan oksidasi lemak.

Sebagian pakar kesehatan menyarankan pada anak-anak untuk rutin melakukan olahraga ringan trampolin ini. Butuh waktu setidaknya 30 menit hingga 60 menit setiap harinya. Namun ada batas usia pada permainan yang bisa membantu tumbuh kembang anak yakni anak harus sudah melewati usia 6 tahun. Dengan usia yang pas, anak akan mengalami perkembangan motorik yang baik. Selain itu, pengawasan dari orangtua atau orang dewasa juga tetap harus dilakukan. Untuk menghindari anak melakukan kegiatan-kegiatan ekstrem saat melompat pada trampolin.

Related posts